
Showing posts with label INFO. Show all posts
Showing posts with label INFO. Show all posts
Sunday, April 17, 2016
Monday, April 4, 2016

Info Beasiswa Djarum 2016
Pada tahun ini, Djarum Foundation kembali membuka kesempatan untuk para mahasiswa/mahasiswi yang sedang menempuh pendidikan jenjang Sarjana (S1) atau Diploma 4 (D4) Politeknik untuk mengikuti seleksi penerimaan Djarum Beasiswa Plus.
Calon peserta yang ingin mengikuti seleksi penerimaan Djarum Beasiswa Plus harus bisa memenuhi beberapa persyaratan pendaftaran yang telah ditentukan. Berikut persyaratan selengkapnya.
Persyaratan Umum
- Sedang menempuh Tingkat Pendidikan Strata 1 (S1 Universitas) / Diploma 4 (D4 Politeknik) pada semester IV dari semua disiplin ilmu.
- IPK minimum 3.00 pada semester III.
- Dapat mempertahankan IPK minimum 3.00 hingga akhir semester IV.
- Aktif mengikuti kegiatan organisasi baik di dalam maupun di luar Kampus.
- Tidak sedang menerima beasiswa dari instansi lain.
- Mengisi Form Pendaftaran online di www.djarumbeasiswaplus.org
Persyaratan Administrasi
Besarnya Dana Beasiswa
Para Beswan Djarum (penerima Djarum Beasiswa Plus) akan mendapatkan dana beasiswa sebesar Rp 750.000,- setiap bulan selama 1 tahun.
Daftar Perguruan Tinggi Program Djarum Beasiswa Plus 2016/2017
- Bukti pendaftaran online
- Satu lembar foto ukuran 4 x 6 cm berwarna memakai jas almamater.
- Fotocopy Kartu Mahasiswa.
- Transkrip Nilai sampai semester III yang telah dilegalisir.
- Surat keterangan aktif organisasi / Fotocopy sertifikat kegiatan organisasi yang pernah diikuti / Fotocopy Sertifikat Prestasi yang dimiliki.
- Surat keterangan dari kampus (Rektorat atau Fakultas ) tidak sedang menerima beasiswa dari instansi lain.
- Pendaftaran : 1 April - 31 Mei
- Tes Seleksi : 8 Juni - 23 Agustus
- Verifikasi : 24 Agustus - 30 Agustus
- Pengumuman : 31 Agustus
- Masa Aktif : 1 September 2016 - 31 Agustus 2017
Jadwal di atas adalah prediksi seperti tahun lalu, untuk kepastian tanggal, akan kami update nanti. Namun yang terpenting sekarang adalah anda mempersiapkan beberapa persyaratan pendaftaran dan mempersiapkan diri untuk menghadapi tes seleksi yang akan diberikan oleh panitia.
Para Beswan Djarum (penerima Djarum Beasiswa Plus) akan mendapatkan dana beasiswa sebesar Rp 750.000,- setiap bulan selama 1 tahun.
Daftar Perguruan Tinggi Program Djarum Beasiswa Plus 2016/2017
- IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Cirebon
- Institut Pertanian Bogor, Bogor
- Institut Teknologi Bandung, Bandung
- Institut Teknologi Nasional, Bandung
- Institut Teknologi Sepuluh November, Surabaya
- Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Surabaya
- Politeknik Negeri Bandung, Bandung
- Politeknik Negeri Malang, Malang
- Politeknik Negeri Semarang, Semarang
- STAIN Kudus, Kudus
- UIN Sunan Ampel, Surabaya
- UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Yogyakarta
- UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta
- Universitas Airlangga, Surabaya
- Universitas Andalas, Padang
- Universitas Atma Jaya Yogyakarta , Yogyakarta
- Universitas Bengkulu, Bengkulu
- Universitas Bina Nusantara, Jakarta
- Universitas Borneo Tarakan, Tarakan
- Universitas Brawijaya, Malang
- Universitas Cendrawasih, Jayapura
- Universitas Dian Nuswantoro, Semarang
- Universitas Diponegoro, Semarang
- Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
- Universitas Halu Oleo, Kendari
- Universitas Hasanuddin, Makassar
- Universitas Internasional Batam, Batam
- Universitas Islam Bandung, Bandung
- Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Bandung
- Universitas Islam Negeri Walisongo, Semarang
- Universitas Jambi, Jambi
- Universitas Jember, Jember
- Universitas Jenderal Achmad Yani, Bandung
- Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto
- Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta
- Universitas Katolik Parahyangan, Bandung
- Universitas Katolik Soegijapranata , Semarang
- Universitas Khairun, Ternate
- Universitas Komputer Indonesia, Bandung
- Universitas Kristen Maranatha, Bandung
- Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga
- Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin
- Universitas Lampung, Bandar Lampung
- Universitas Ma Chung, Malang
- Universitas Mataram, Mataram
- Universitas Merdeka, Malang
- Universitas Muhammadiyah Jember, Jember
- Universitas Muhammadiyah Malang, Malang
- Universitas Mulawarman, Samarinda
- Universitas Muria Kudus, Kudus
- Universitas Musamus Merauke, Merauke
- Universitas Muslim Indonesia, Makassar
- Universitas Nasional, Jakarta
- Universitas Negeri Bangka Belitung, Pangkal Pinang
- Universitas Negeri Gorontalo, Gorontalo
- Universitas Negeri Malang, Malang
- Universitas Negeri Papua, Manokwari
- Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta
- Universitas Negeri Semarang, Semarang
- Universitas Nusa Cendana, Kupang
- Universitas Padjadjaran, Bandung
- Universitas Palangkaraya, Palangkaraya
- Universitas Paramadina, Jakarta
- Universitas Pasundan, Bandung
- Universitas Pattimura, Ambon
- Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur, Surabaya
- Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta, Yogyakarta
- Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung
- Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Jakarta
- Universitas Riau, Pekanbaru
- Universitas Sam Ratulangi, Manado
- Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta
- Universitas Semarang, Semarang
- Universitas Siliwangi, Tasikmalaya
- Universitas Sriwijaya, Palembang
- Universitas Sulawesi Barat, Majene
- Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang
- Universitas Sumatera Utara, Medan
- Universitas Swadaya Gunung Djati, Cirebon
- Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh
- Universitas Tadulako, Palu
- Universitas Tanjungpura, Pontianak
- Universitas Tarumanagara, Jakarta
- Universitas Trunojoyo, Bangkalan
- Universitas Udayana, Denpasar
- Universitas Warmadewa, Denpasar
- Universitas Widyatama, Bandung
Sunday, April 3, 2016

Eksis dengan Menulis
Menulis
memang tidak bisa terlepas dari dunia akademik, dari sepenggal tulisanlah
sebuah ilmu pengetahuan akan abadi, lewat sepenggal tulisan pula seseorang tidak
akan pernah mati. Seperti Imam Ghozali dengan karya monumentalnya Ihya’Ulumuddin
yang tetap dikaji sampai saat ini, dan namanya pun tetap eksis, tak lekang oleh
gerusan zaman. Maka dari itu sebuah pepatah berbunyi “ikatlah ilmu dengan
menuliskanya”, pepatah itu meningatkan kita agar selalu menuliskan ilmu
yang kita miliki, bukan tidak mungkin kata demi kata yang kita tulis setiap
hari akan bermetamorfosis menjadi sebuah buku kecil nan sederhana yang
patut dinikmati khalayak ramai.
Realita
Melihat
realitas dunia akademis kampus kita saat ini, memang masih jauh dari tradisi
menulis, mahasiswa hanya disibukan atau (mungkin) menyibukan diri dengan
menulis makalah wajib dari dosen, ketimbang menulis karya-karya sastra maupun
karya ilmiah lainya semacam esai, maupun artikel untuk bisa menghiasi
halaman-halaman media. Mahasiswa pergi kuliah rasa-rasanya sedang membohongi diri
sendiri. Apalagi ketika kuliah orientasinya nilai IPK. Mereka sebenarnya tak
nyaman mendengarkan penjelasan dari dosen. Tetapi mereka tetap bertahan demi
nilai itu.(hlm 102)
Dalam
buku ini disajikan pula mengenai peristiwa-peristiwa aktual yang terjadi
disekitar kita, yang tentunya menggelitik sehingga menarik untuk kita baca,
fahami dan diskusikan seperti menyoal esai tentang pendidikan yang ditulis
selepas kegiatan Malam Selasa Kata. Seperti tulisan dari Adi Purnomo ;
Pendidikan Bergantung Bahasa, yang menyuguhkan realita pendidikan tak lagi
menjadi ruang menyemai kemanusiaan, yang didamba dan menyenangkan akan tetapi
menjadi sebuah ketegangan. “Dunia pendidikan mengamini logika militer dalam
perang, siapa melanggar perintah akan mati. Guru jadi manusia arogan.
Jauh dari dambaan Ki Hadjar Dewantara, “guru mesti menghamba”. (hlm.79)
Ruh menulis
Buku yang merupakan kumpulan esai
dari berbagai tema mulai dari sosial, politik, pendidikan dan budaya ini seakan
menjadi ruh dan cambuk, ohh tidak cambuk, tetapi bulu ayam yang menggelitik bagi
civitas akademika terutama mahasiswa, agar terangsang dan mampu terus menerus mengeksiskan dirinya dalam
percaturan masyarakat caranya, dengan menulis, sepenggal kata pengantar dari
Arif Rohman tentang menghidupkan yang mati yang mampu mengelitik siapapun untuk
ikut terjun dalam dunia tulis menulis, sesuatu yang bisa menghidupkan yang
mati, membangkitkan kembali hasrat menulis yang dulu pernah ada. Meski
“kehidupan setelah mati” itu dijalani dengan sedikit paksaan. Jika hasrat
menulis kita mati, kita tinggal menghidupkanya, caranya memulai lagi menulis. (hlm
xiv)
Sehingga
menulis dari keterpaksaan akan menimbulkan karya yang tidak terduga. Meminjam
istilah Raditya Dika “menanam kata memanen rupiah” memberikan kita
pencerahan dan motivasi bahwa hanya bermodalkan pena, dan ide-ide segar
kemudian kita tuangkan ke dalam secarik kertas bukan tidak mungkin akan menjadi
pundi-pundi uang yang mengalir deras sebagai reward atas kreatifitas dan
kerja keras kita.[]
Judul : Menghidupkan Yang Mati (sebuah
antologi esai)
Penulis : Anggota
LPM Paradigma
Penerbit : Parist
Kudus
Tahun Terbit : Januari 2015
Tebal : xxiv +
170 halaman. ; 14 cm x 21 cm Monday, March 28, 2016

Cara Menjaga Kesehatan Mata
1. Hal pertama yang harus anda
lakukan yaitu perbanyaklah konsumsi sayur dan buah-buahan, salah satunya yaitu
wortel. Hal tersebut karena wortel ini memiliki kandungan beta karoten dimana
zat ini baik untuk kesehatan mata anda. Namun, tentunya anda akan merasa bosan
jika harus mengkonsumsi sayuran ini setiap harinya, jadi ada baiknya jika anda
tetap mengkonsumsi sayur dan buah-buahan yang lain sebagai variasi dari
konsumsi sayur sehari-hari anda.
2. Cara merawat kesehatan mata yang kedua ini patut untuk anda perhatikan
secara seksama bagi anda yang gemar menggunakannya, yaitu lensa mata. Jika anda
ingin menggunakan lensa mata, dianjurkan untuk masa penggunaan lensa mata
tersebut tidak lebih dari 19 jam. Hal tersebut karena lensa mata ini mampu
merusak mata anda secara permanen dan juga bisa menyebabkan iritasi serius.
Bukan hanya lensa mata, begitu juga dengan kacamata anda pergunakanlah dalam
waktu yang singkat dan biarkan mata anda beristirahat beberapa waktu.
3. Usahakan untuk mengurangi penggunaan tetes mata, anda tetap boleh
menggunakan tetes mata jika memang sangat diperlukan dan jangan selalu
bergantung dengan alat ini. Jika anda merasa kurang nyaman dengan mata anda,
ada baiknya jika anda melakukan kedipan dengan cukup banyak atau bisa juga
dengan memejamkan mata anda untuk beberapa saat. Lebih baik jika dibandingkan
anda harus menggunakan obat tetes mata.
4. Jika anda ingin membuat mata anda terasa nyaman, ada baiknya jika anda
menggunakan bahan alami seperti contohnya mentimun. Kenapa mentimun bisa
digunakan untuk membuat mata anda menjadi nyaman? Hal tersebut karena pada
mentimun terdapat hawa dingin yang dapat anda gunakan sebagai alat kompres bagi
mata anda.
5. Langkah selanjutnya dan pastinya sudah anda ketahui yaitu usahakan untuk
anda membaca dalam keadaan cuaca yang cukup terang dan tentunya bisa membuat
anda dan mata anda nyaman dalam melihatnya. Jika anda membaca di ruang dengan
pencahayaan yang redup, tentunya hal tersebut akan sangat berpengaruh karena
mata anda bisa mengalami ketegangan akibat kurangnya cahaya yang masuk ke dalam
mata.
Lima cara merawat kesehatan mata anda sesuai dengan langkah diatas tersebut
tentunya sangat mudah anda lakukan dan tidak akan mengganggu aktivitas anda.
Kuncinya adalah anda hanya harus mengingat dan melakukan kegiatan tersebut
secara rutin. Jika anda sulit untuk mengingat dan menjaga konsistensi anda
dalam menjaga kesehatan mata anda, anda bisa membuat beberapa tulisan yang
cukup besar untuk mengingatkan anda dan tulisan-tulisan tersebut bisa anda
simpan dan tempelkan di dinding kamar anda agar anda selalu bisa melihat dan
mengingat untuk tetap rutin menjaga kesehatan mata anda.
2. Cara merawat kesehatan mata yang kedua ini patut untuk anda perhatikan secara seksama bagi anda yang gemar menggunakannya, yaitu lensa mata. Jika anda ingin menggunakan lensa mata, dianjurkan untuk masa penggunaan lensa mata tersebut tidak lebih dari 19 jam. Hal tersebut karena lensa mata ini mampu merusak mata anda secara permanen dan juga bisa menyebabkan iritasi serius. Bukan hanya lensa mata, begitu juga dengan kacamata anda pergunakanlah dalam waktu yang singkat dan biarkan mata anda beristirahat beberapa waktu.
3. Usahakan untuk mengurangi penggunaan tetes mata, anda tetap boleh menggunakan tetes mata jika memang sangat diperlukan dan jangan selalu bergantung dengan alat ini. Jika anda merasa kurang nyaman dengan mata anda, ada baiknya jika anda melakukan kedipan dengan cukup banyak atau bisa juga dengan memejamkan mata anda untuk beberapa saat. Lebih baik jika dibandingkan anda harus menggunakan obat tetes mata.
4. Jika anda ingin membuat mata anda terasa nyaman, ada baiknya jika anda menggunakan bahan alami seperti contohnya mentimun. Kenapa mentimun bisa digunakan untuk membuat mata anda menjadi nyaman? Hal tersebut karena pada mentimun terdapat hawa dingin yang dapat anda gunakan sebagai alat kompres bagi mata anda.
5. Langkah selanjutnya dan pastinya sudah anda ketahui yaitu usahakan untuk anda membaca dalam keadaan cuaca yang cukup terang dan tentunya bisa membuat anda dan mata anda nyaman dalam melihatnya. Jika anda membaca di ruang dengan pencahayaan yang redup, tentunya hal tersebut akan sangat berpengaruh karena mata anda bisa mengalami ketegangan akibat kurangnya cahaya yang masuk ke dalam mata.
Lima cara merawat kesehatan mata anda sesuai dengan langkah diatas tersebut tentunya sangat mudah anda lakukan dan tidak akan mengganggu aktivitas anda. Kuncinya adalah anda hanya harus mengingat dan melakukan kegiatan tersebut secara rutin. Jika anda sulit untuk mengingat dan menjaga konsistensi anda dalam menjaga kesehatan mata anda, anda bisa membuat beberapa tulisan yang cukup besar untuk mengingatkan anda dan tulisan-tulisan tersebut bisa anda simpan dan tempelkan di dinding kamar anda agar anda selalu bisa melihat dan mengingat untuk tetap rutin menjaga kesehatan mata anda.
Sunday, March 27, 2016
Saturday, March 26, 2016

Ramah Lingkungan Gaya Hidup Kekinian
Tren ramah lingkungan
dewasa ini tidak lagi menjadi hal nyeleneh di kalangan masyarakat luas,
melainkan menjadi sebuah keharusan gaya hidup manusia modern yang peduli
terhadap keberlangsungan planet bumi. Di
tengah penggunaan sumber daya alam yang berlebih, dan produk-produk yang dapat
memproduksi racun dalam jangka waktu tertentu, tentunya akan mengkhawatirkan
bagi tumbuh kembang anak-anak dan menjadi ancaman nyata yang berbahaya.
"Tidak heran jika sekarang ini banyak bermunculan kasus ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) gangguang pemusatan perhatian dan hiperaktivitas, autisme, kanker pada anak hingga gangguan kelekatan (attachment disorder)."
Gaya hidup ramah
lingkungan tampaknya menjadi pilihan tepat, guna melindungi dan menjadi
penyelamat dunia yang sudah tua dan rentan ini. Banyak orang tua, terutama kaum ibu yang tak memiliki
ilmu dalam mengasuh anaknya, terutama dalam hal kesehatan. Sangat jarang kaum
perempuan dari sebelum ia menikah sudah mempersiapkan ilmu tentang merawat
anak. Umumnya kaum wanita baru sibuk belajar setelah dihadapkan dengan masalah.
Sehingga akhirnya solusi yang diambil pun bukanlah solusi yang terbaik.
Buku ini tentunya layak
menjadi pegangan wajib, terutama bagi orang tua yang sayang dan peduli terhadap
masa depan anaknya, sebab menjadi orang tua yang didamba adalah yang ahli dalam
merawat anak-anaknya. Tidak sedikit dari
kita yang menyadari hal-hal sepele yang
sebenarnya itu perlu perhatian khusus. Di zaman sekarang, bayi tidur dalam
ruangan yang mungkin paling beracun di seluruh rumah kita. Jika kita menata ulang
ruangan kecil, kamar cadangan, atau membuat kamar tambahan boks bayi baru, meja
tempat mengganti popok, cat tembok, karpet, tirai yang kita gunakan untuk
menciptakan ruangan istimewa itu berpotensi melepaskan zat kimia ke udara. (Hlm.34)
Berbagi tips
Tidak hanya deretan
kalimat-kalimat saja yang disuguhkan sang penulis Manda Aufochs Gillespe yang
sangat menyayangi anak-anaknya, namun buku setebal 280 halaman ini menyajikan tips-tips
praktis, panduan hingga isnpirasi mama cerdas, seperti halnya menangani cat
berbahan timbal. (Hlm. 51)
Bagi ibu yang
benar-benar peduli terhadap buah hatinya, Air Susu Ibu (ASI) amatlah berharga
hingga tidak menginginkan susu formula terbaik pun untuk masuk ke perut sang
bayi. Bermula dari kepedulian seorang bidan Shell Walker terhadap tetangganya
yang akan menjalani operasi dan bayinya baru berusia beberapa minggu, sedangkan
ibunya tidak menginginkan si bayi mendapat susu formula. Eats on Feets (komunitas ibu yang saling berbagi ASI)
menyediakan semacam ajang perjodohan di Facebook untuk ibu-ibu di seluruh
belahan dunia. Shell Walker menetapkan empat prinsip utama berbagi ASI yang
aman. Antara lain : 1-tentukan pilihan setelah memahami
informasi; 2-pilihan donor yang tepat; 3-tanganilah ASI secara aman; dan
4-pasteurisasi ASI di rumah jika diinginkan. (Hlm. 112)
Makanan
Menjadi ramah
lingkungan yang terpenting diantaranya adalah bagaimana memilih makanan, selera
makanan anak akan dibentuk oleh orang tua, dan makanan yang dimakan anak akan
membentuk kesehatanya. Meski terlihat rumit, pemikir makanan terkemuka seperti
Michael Pollan mengingatkan kita bahwa hanya ada beberapa prinsip sederhana
dalam memilih makanan yang baik. Makanlah makanan yang sebenarnya, yakni
makanan berbentuk utuh, tidak diproses, dan tidak dikemas, seperti makanan yang
dimakan kakek-nenek kita saat mereka masih kecil, yakni telur, mentega,
sayuran, kacang-kacangan, dan apel. Jangan terkecoh. Nenek kita tida menyajikan
makanan cepat saji yang “sehat”, seperti yogurt kemasan, sarapan instan atau
susu berperasa. (Hlm. 134)
Pemerintah Amerika
Serikat mengizinkan tujuh zat kimia baru setiap hari dan lebih dari 85.000 zat
kimia telah beredar di pasaran. (hlm. 169)
Zat-zat kimia sudah
terlanjur berbaur dengan setiap aktivitas kita setiap hari, dari perabot rumah
tangga, makanan hingga mainan bagi anak-anak kita. Hingga menjadi warisan
bencana bagi generasi selanjutnya. Tergantung kita, mau mengikuti pasar atau
melawan dengan pola ramah lingkungan.
*Achmad Ulil Albab
Judul : Green Mama
Penerbit : Metagraf Solo, Tiga Serangkai
Tahun terbit : Maret 2015
Tebal : 280 halaman
Friday, March 25, 2016

Call For Paper "Kudus Dalam Berbagai Aspek"
Kudus merupakan kota kecil di semenanjung muria, letaknya strategis di jalur pantura. Banyak aspek yang unik pada kota yang memiliki jargon kota semarak ini. Mulai dari julukan kota kretek karena kota ini merupakan ibu kota rokok dunia, tak kurang 3 pabrik rokok besar berada di sini. Sejak Djarum, Nojorono hingga Sukun. Sedangkan di masa lampau ada Rokok Tjap bal tiga milik Nitisemito yang legendaris. selain itu kudus terkenal sebagai kota santri karena melimpahnya pesantren dan para Ulama-kyai di Kudus, dari zaman walisongo era sunan Kudus, Sunan Muria hingga kini era mbah Sya'roni.
Gus ji gangSelain rokok dan pesantren, kudus mempunyai semangat filosofis yang diwariskan kanjeng Sunan Kudus, Gus Ji gang atau Bagus, Ngaji dan Dagang.
Kota ini bisa dibilang mempunyai daya tarik yang kuat untuk dituliskan dalam berbagai aspek.

Ngaji Bareng Cak Nun
Allah berfirman :
Gresik Sinau Syukur | bersama Cak Nun dan Kiai Kanjeng | Jum'at 01 April 2016 | 19:00 Wib | Halaman Gedung DPRD Kabupaten Gresik (Alun alun)
"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih" (QS.Ibrahim [14] : 7)Mari belajar menyelami makna bersyukur.
Gresik Sinau Syukur | bersama Cak Nun dan Kiai Kanjeng | Jum'at 01 April 2016 | 19:00 Wib | Halaman Gedung DPRD Kabupaten Gresik (Alun alun)
Subscribe to:
Posts (Atom)



